Selasa, 05 April 2016
Cortana Senjata Microsoft Untuk Melawan Google
Setiap anda memasang sistem operasi Microsoft, baik itu windows 95 sampai windows 8.1 pasti komputer anda otomatis memiliki browser langsung dari Microsoft yaitu Internet Explorer.
Tetapi berapa banyak dari anda yang tetap menggunakan IE ?
kebanyakan orang hanya akan menggunakan IE untuk mengunduh browser lainnya seperti Mozila atau Google Chrome.
Hal ini lah yang membuat Microsoft menghadirkan Microsoft Edge pada sistem operasi terbaru mereka yakni windows 10.
Tetapi hal ini tidak serta merta membuat orang-orang yang sudah terlanjur memiliki pandangan jelek terhadap browser milik Microsoft mengubah browsernya.
Sadar akan hal tersebut maka Microsoft memiliki ide lain dengan menggunakan Cortana sebagai alat untuk menguasai pasar mobile, tidak hanya untuk windows phone Microsoft mengatakan akan menghadirkan Cortana pada setiap sistem operasi lainnya seperti android dan iOS.
Cortana memiliki kemampuan untuk membantu pengguna Android untuk menampilkan notifkasi dari handphone ke dalam PC yang memiliki sistem operasi windows 10.
asisten pribadi ini bisa anda perintah untuk melakukan pengaturan kalender pada aplikasi Outlook anda.
Tidak hanya itu, anda juga bisa dibantu Cortana untuk membalas SMS yang anda terima di ponsel melalui PC anda.
Google, Apple, Microsoft dan Amazon Peduli Lingkungan
Perusahaan-perusahaan teknologi terbesar yang juga bergerak dibidang cloud server enterprise mendukung rencana Barack Obama presiden AS untuk penggunaan energi renewable atau energi bersih.
Perusahaan-perusahaan tersebut telah setuju untuk membuat sejenis laporan yang menjelaskan kenapa mereka ingin mendukung rencana pemerintah dalam energi bersih tersebut.
Renewable Energy ini memiliki tujuan untuk menurunkan tingkat polusi sebanyak 32% dari level polusi di tahun 2005 dan ditargetkan untuk tercapai di tahun 2030.
"Menunda untuk bertindak dalam mengatasi perubahan iklim akan sangat berdampak buruk bagi ekonomi dan juga manusia, sementara mempercepat transisi dari ekonomi tinggi karbon ke rendah karbon akan menciptakan banyak keuntungan dalam hal perkembangan ekonomi yang berkelanjutan serta dapat menunjang kesehatan dan ketahanan masyarakat dalam bencana alam dan kualitas lingkungan di dunia" Berikut yang ditulis di laporan ringkasan yang dibuat oleh Apple,Google,Microsoft dan Amazon untuk mendukung rencana presiden Barack Obama
Senin, 04 April 2016
Belajar Dengan Ruang Kelas Seluas Jutaan Mil
Selain fungsinya yang digunakan untuk mengborol dan juga skype untuk bisnis aplikasi buatan Microsoft ini juga bisa dikembangkan dan digunakan untuk membantu dibidang pendidikan.
Skype-a-Thon merupakan acara tahunan dari Microsoft yang menghubungkan siswa dan pengajar dari berbagai negara dan juga menunjukan bagaimana teknologi bisa membantu dan memberikan pengalaman baru dalam hal belajar.
Siswa-siswa yang terdiri dari berbagai negara seperti Indonesia, China, India, Australia, Mexico, Korea selatan, Findlan dan lainnya sehingga membuat "ruangan kelas" menjadi seluas 3.046.124 Mil.
Saling berbagi dan belajar bersama.
Para siswa belajar mengenai penguin di antartika, panda di daratan cina, mengobrol dengan siswa lainnya, saling mengenal teman baru, mengunjugi museum dan juga aquarium ikan serta belajar koding, matematika dan juga bahasa.
Dan yang paling penting adalah para siswa bersenang-senang sambil belajar.
"Para siswa dan juga saya sangat gembira dan ingin terus menambahkan stempel di pasport virtual kami pada saat kami berkunjung ke Yunani dan juga Australia pada saat Skype-a-thon" ucap Stacey Ryan yang merupakan salah satu tenaga pengajar yang mengikuti kegiatan Skype-a-thon.
"Skype telah mengubah bagaimana cara para siswa untuk belajar, cara apa lagi yang bisa digunakan oleh para siswa untuk berkunjung ke beberapa negara dalam waktu dua hari saja?"
Po "Kung Fu Panda" Bisa Berpelukan Dengan Bantuan Cloud
Siapa tidak mengenal karakter panda lucu bernama Po yang berasal dari film Kung Fu panda?
Film animasi buatan rumah produksi DreamWorks Animation yang sudah memiliki 3 film ini dirilis pada bulan maret kemarin.
Film yang di penuhi oleh artis dan aktor pengisi suara terkenal seperti Jack Black, Angelina Jolie, Lucy Liu dan bahkan Jackie Chan ini berhasil meraih pemasukan sebesar 314,1 juta USD, dua kali lipat dibandingkan dengan biaya pembuatan filmnya yang mencapai 145 juta USD.
Kenapa untuk membuat sebuah film animasi memerlukan ongkos yang lumayan mahal?
Nyatanya selain membayar para pengisi suara terkenal, untuk membuat karakter dan latar belakang serta detail-detail yang terdapat di film bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
Pengerjaan film ketiga ini diakui jauh lebih sulit dan berat dibandingkan dengan dua film terdahulunya, karena di Kung Fu panda 3, karakter panda yang dulunya hanya ada 1 yakni Po, akan bertemu dengan panda-panda lainnya di desa panda yang merupakan kampung halamannya.
Dan untuk membuat sebuah adegan dimana dua ekor panda berpelukan saja dibutuhkan ratusan unit CPU untuk melakukan render gambar, tentu untuk membuat 1 buah film yang dipenuhi oleh CGI (computer-generated imagery) ini akan membuat hardware-hardware menjadi panas dan bahkan bisa overheat.
Oleh karena itu salah satu cloud hosting enterprise dan juga HP Enterprise membantu untuk menyelesaikan film ini dengan memberikan solusi seperti Hybrid cloud yang nyatanya sangat berperan besar dalam penyelesaian film ini.
Karena dengan teknologi tersebut animator dan juga produser film bisa berkerja sama secara real time dan membantu dua tim yang tinggal terpisah, bahkan membantu melakukan render yang membutuhkan 118.000 frame animasi komputer dan juga 240 miliar pixel serta 600 juta berkas dan 475 terabyte data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan film "Kung Fu Panda 3" ini.
Perlu dicatat bahwa dengan bantuan yang diterima dan juga teknologi yang memadai tidak serta merta mempercepat waktu produksi film ini, nyatanya total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan film ini menghabiskan sampai empat tahun.
Film animasi buatan rumah produksi DreamWorks Animation yang sudah memiliki 3 film ini dirilis pada bulan maret kemarin.
Film yang di penuhi oleh artis dan aktor pengisi suara terkenal seperti Jack Black, Angelina Jolie, Lucy Liu dan bahkan Jackie Chan ini berhasil meraih pemasukan sebesar 314,1 juta USD, dua kali lipat dibandingkan dengan biaya pembuatan filmnya yang mencapai 145 juta USD.
Kenapa untuk membuat sebuah film animasi memerlukan ongkos yang lumayan mahal?
Nyatanya selain membayar para pengisi suara terkenal, untuk membuat karakter dan latar belakang serta detail-detail yang terdapat di film bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
Pengerjaan film ketiga ini diakui jauh lebih sulit dan berat dibandingkan dengan dua film terdahulunya, karena di Kung Fu panda 3, karakter panda yang dulunya hanya ada 1 yakni Po, akan bertemu dengan panda-panda lainnya di desa panda yang merupakan kampung halamannya.
Dan untuk membuat sebuah adegan dimana dua ekor panda berpelukan saja dibutuhkan ratusan unit CPU untuk melakukan render gambar, tentu untuk membuat 1 buah film yang dipenuhi oleh CGI (computer-generated imagery) ini akan membuat hardware-hardware menjadi panas dan bahkan bisa overheat.
Oleh karena itu salah satu cloud hosting enterprise dan juga HP Enterprise membantu untuk menyelesaikan film ini dengan memberikan solusi seperti Hybrid cloud yang nyatanya sangat berperan besar dalam penyelesaian film ini.
Karena dengan teknologi tersebut animator dan juga produser film bisa berkerja sama secara real time dan membantu dua tim yang tinggal terpisah, bahkan membantu melakukan render yang membutuhkan 118.000 frame animasi komputer dan juga 240 miliar pixel serta 600 juta berkas dan 475 terabyte data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan film "Kung Fu Panda 3" ini.
Perlu dicatat bahwa dengan bantuan yang diterima dan juga teknologi yang memadai tidak serta merta mempercepat waktu produksi film ini, nyatanya total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan film ini menghabiskan sampai empat tahun.
Minggu, 03 April 2016
Lenovo Luncurkan Laptop Bisnis
Mungkin anda sudah sering mendengar tentang laptop untuk gaming, tetapi bagaimana dengan laptop untuk bisnis? bukankah dengan laptop biasa juga kebutuhan untuk bisnis bisa terpenuhi?
Hal ini yang ternyata menjadi kesempatan untuk Lenovo dengan menciptakan dan merilis perangkat terbarunya pada akhir bulan maret kemarin, bertempat di Hotel Shangri-La, jakarta.
Lenovo melakukan perilisan 5 produk terbarunya.
Terdiri dari laptop, laptop 2 in 1, tablet, all in one PC dan juga monitor.
Semua produk terbaru ini disebutkan telah menggunakan teknologi-teknologi terbaru seperti prosesor inter terbaru yakni Skylake dan sistem operasi windows 10.
Tidak hanya itu, produk lenovo ini juga dirancang dengan ketahanan yang tinggi bahkan dilengkapi dengan mikrofon dual-array serta noise cancellation untuk membantu anda yang menggunakan skype untuk bisnis.
Berbeda dengan produk seri sebelumnya, Thinkpad X1 Carbon menggunakan penyimpanan jenis NVMe PCle SSD yang bisa menyimpan data sampai 1TB dan mampu menghadirkan performa akses data yang jauh lebih baik dibanding hard disk biasa.
Produk-produk lenovo ini akan tersedia pada pertengahan april mendatang dengan kisaran harga sekitar
Rp.22.999.000 untuk ThinkPad X1 Carbon.
Rp.24.999.000 untuk ThinkPad X1 Yoga
Rp.15.999.000 untuk ThinkPad X1 Tablet
Rp.18.999.000 untuk ThinkCentre X1 AIO
dan Rp.14.999.000 untuk monitor ThinkVision X1
PowerPoint Designer Untuk Anda Yang Bosan Dengan Slide Monoton
Semenjak masuknya aplikasi Office ke dunia teknologi, PowerPoint sendiri sering menjadi pilihan pertama yang digunakan oleh hampir semua orang untuk membuat slide-slide presentasi, baik itu mahasiswa sampai karyawan dan juga para pengusaha.
Office sendiri terus berkembang dari masa ke masa, 2008, 2013 dan sekarang muncul office 365 untuk bisnis yang banyak digunakan karena menggunakan teknologi cloud yang membuat data anda tersimpan di internet dan juga bisa di akses melalui berbagai macam device.
Jika anda merupakan orang yang memiliki jiwa seni yang besar, tentu saat melakukan presentasi anda tidak akan suka dengan tampilan slide-slide yang terlihat monoton dan hanya berwarna simpel seperti, hitam dan putih.
Fitur yang diberikan oleh Office 365 yakni PowerPoint Designer mampu membuat jiwa seni anda keluar dan memastikan anda bisa membuat tampilan slide sendiri dengan ciri khas anda.
Jika anda menggunakan Office 365 pada saat terhubung ke internet, maka power point akan secara otomatis menawarkan pilihan untuk anda menambahkan gambar ke slide presentasi anda.
Office sendiri terus berkembang dari masa ke masa, 2008, 2013 dan sekarang muncul office 365 untuk bisnis yang banyak digunakan karena menggunakan teknologi cloud yang membuat data anda tersimpan di internet dan juga bisa di akses melalui berbagai macam device.
Jika anda merupakan orang yang memiliki jiwa seni yang besar, tentu saat melakukan presentasi anda tidak akan suka dengan tampilan slide-slide yang terlihat monoton dan hanya berwarna simpel seperti, hitam dan putih.
Fitur yang diberikan oleh Office 365 yakni PowerPoint Designer mampu membuat jiwa seni anda keluar dan memastikan anda bisa membuat tampilan slide sendiri dengan ciri khas anda.
Jika anda menggunakan Office 365 pada saat terhubung ke internet, maka power point akan secara otomatis menawarkan pilihan untuk anda menambahkan gambar ke slide presentasi anda.
Selanjutnya anda tinggal memiih slide mana yang anda ingin tambahkan gambar, lalu pilih Insert>Pictures dan pilih gambar mana yang anda ingin tambahkan.
Jika anda menggunaan fitur Designer untuk pertama kali, maka akan muncul pesan seperti gambar diatas yang akan meminta anda untuk memberikan akses untuk menunjukan ide-ide desain, tekan tombol Lets Go.
BWM Membangun Mobil Pintar Dengan Bantuan Azure
BMW sebagai salah satu perusahaan yang bisa dibilang raksasa di bidang mobil-mobil mewah tentunya tetap harus berkembang baik dalam kualitas mesin, interior dan juga hal-hal yang lebih mendalam seperti menyediakan kenyamanan bagi penggunanya.
Baru-baru ini Microsoft dan juga BMW mengumumkan bahwa mereka telah melakukan kerja sama dalam pengembangan bagian Cloud computing pada mobil-mobil BMW.
Sebenarnya Microsoft sendiri bukanlah perusahaan penyedia cloud hosting enterprise pertama yang berkerja sama dengan BMW.
Sebelum menjalin kerja sama dengan Microsoft, BMW telah menjadi pelanggan setia Amazon Web Service selama bertahun-tahun, entah apa yang mendasari keputusan BMW untuk melakukan "pindahan" ke perusahaan lainnya yakni Microsoft.
Dengan kerja sama ini para pengguna mobil BMW bisa dibantu dengan memanfaatkan informasi yang didukung oleh Azure cloud, sehingga pengguna bisa mendapatkan informasi dan juga peringatan tentang kemacetan secara real-time yang bisa diakses juga melalui smartphone atau juga jam tangan pintar milik Apple.
Selain itu BMW juga bisa menampilkan aplikasi yang memberikan saran setelah anda memarkirkan mobil, apakah tujuan anda bisa ditempuh dengan jalan kaki atau perlu menggunakan kendaraan umum lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)






