Tampilkan postingan dengan label Cloud Computing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cloud Computing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2016

Plus and Minus Cloud Computing


Banyak sekarang para pengusaha dan perusahaan sudah mencoba cloud computing indonesia , sebenarnya apa sih Cloud Computing? Cloud computing sistem pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport  business process. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yangdi dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ). 


Kelebihan 
Yang paling menonjol dari komputasi awan adalah kemudahan akses. Untuk mengerjakan suatu pekerjaan kita tidak mesti berada dihadapan satu komputer yang sama. Misal, sobat diberi tugas oleh atasan untuk membuat sebuah bahan presentasi dengan format aplikasi power point, karena pada komputer sobat tidak ada aplikasi power point-nya maka sobat bisa membuatnya di Google docs ataupun di Skydrive-nya Windows Live. Cukup koneksi ke internet login ke akun google atau windows live sobat, maka sobatpun sudah bisa membuat bahan presentasi secara online.

Fleksibilitas, seperti contoh diatas, bahan presentasi yang kita buat tidak perlu kita simpan di hardisk yang akan memakan ruang space atau mungkin dimasukan ke flashdisk. Dimanapun sobat berada atau kemanapun sobat bepergian file-file tersebut bisa dibuka dimana saja selama ada koneksi internet. Andaikata sobat akan pergi ke perusahaan cabang sobat, sobat tidak perlu lagi repot-repot membawa laptop ke cabang perusahaan sobat, karena semua file-file tersimpat diawan.

Penghematan adalah kelebihan lain dari komputasi awan, khususnya bagi perusahaan-perusahaan besar. Dengan adanya sistem komputasi awan memungkinkan perusahaan untuk mengurangi infrastruktur komputer yang memerlukan biaya pengadaan dan perawatan cukup besar, hal ini juga berarti staf IT yang diperlukan tidak terlalu banyak, dan staf IT yang ada tidak terlalu berurusan dengan update, konfigurasi dan hal-hal lain yang berkaitan dengan komputasi. Dengan adanya komputasi awan, kita juga tidak dihadapkan dengan beban biaya untuk membayar lisensi atas software-software yang kita instal dan kita gunakan, karena semua software sudah bisa digunakan melalui komputasi awan.

Kekurangan 
Hal yang paling wajib dalam komputasi awan adalah koneksi internet, internet bisa dibilang jalan satu-satunya jalan menuju komputasi awan, ketika tidak ada koneksi internet ditempat kita berada maka jangan harap bisa menggunakan sistem komputasi awan. Hal ini masih menjadi hambatan khsusnya bagi Indonesia, karena belum semua wilayah di tanah air terjangkau oleh akses internet, ditambah lagi sekalipun ada koneksinya belum stabil dan kurang memadai.

Kerahasiaan dan keamanan adalah salah satu hal yang paling diragukan pada komputasi awan. Kok bisa ?, sangat bisa. Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti kita mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada perusahaan penyedia server komputasi awan. Contoh paling sederhana adalah ketika sobat menyimpan foto-foto sobat di facebook dengan beberapa konfigurasi privasi yang diberikan kepada kita, maka selebihnya kita mempercayakan keamanan file-file tersebut kepada facebook. Andaikata foto-foto tersebut hilang kita tidak bisa menuntut karena kita memanfaatkan jasa trsebut secara cuma-cuma alias gratis. Saat ini sudah mulai banyak perusahaan-perusahaan penyedia sewa hosting (server) penyimpanan file semisal 4shared, Indowebster, Ziddu, dan lain-lain, ada yang gratis dan juga yang berbayar.

Kualitas server komputasi awan adalah salah satu pertimbangan terpenting sebelum kita memutuskan untuk menyediakan jasa penyedia server komputasi awan. Bukan tidak mungkin kita akan dirugikan ketik server tempat dimana kita menyimpan file atau akses program sewaktu-waktu akan down atau berperforma buruk, alih-alih kita semakin dimudahkan dengan komputasi awan justru kita malah dirugikan karena kualitas server yang buruk.


sumber : sby


     

Senin, 12 September 2016

Ini Manfaat Cloud Computing Bagi Dunia Pendidikan



Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia masih tergolong rendah dan belum merata. Permasalahan ini disebabkan oleh karakteristik umum institusi pendidikan seperti rendahnya daya beli sarana prasarana teknologi informasi, kurangnya sumber daya manusia yang berkompeten, serta banyak pengguna sistem yang masih awam terhadap hal tersebut. Berdasarkan karakteristik tersebut, ada beberapa kriteria teknologi informasi yang cocok untuk diimplementasikan pada institusi pendidikan, contohnya saja Cloud Computing Indonesia, karena tergolong murah, mudah digunakan, mudah dalam perawatan, serta mudah dalam mendapatkan dukungan teknis.

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari penggunaan cloud computing dalam dunia pendidikan, diantaranya adalah :


  1. Lebih efisien karena menggunakan anggaran yang rendah untuk sumber daya.
  2. Membuat lebih egality.
  3. Mudah berorientasi pada profit dan perkembangan yang cepat.
  4. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah.
  5. Dapat mudah memonitor dan mengatur sistem karena dapat terkoneksi dalam satu cloud.
  6. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
  7. Membantu dalam menekan biaya modal pada saat meningkatkan realibility dan kritikal sistem informasinya yang kita bangun.


Namun selain banyak memberikan keuntungan, ada juga dampak yang bisa ditimbulkan dalam penggunaan cloud computing, diantaranya adalah :


  1. Data yang telah terupload tidak bisa diperbaiki jika terjadi maintenance.
  2. Membutuhkan koneksi internet yang lumayan cepat.
  3. Penanganan yang lebih dalam melindungi sistem dan keamanan data.

Dengan memanfaatkan sistem informasi pekerjaan tentu saja dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien. Namun, biaya perancangan, pengembangan, dan perawatan sistem informasi masih relatif tinggi apalagi bagi institusi pendidikan dengan anggaran yang minim.  Sebagai solusi, institusi pendidikan dapat memanfaatkan layanan cloud computing OPENSIS (Open Source Student Information System). OPENSIS merupakan penyedia layanan cloud computing khususnya sistem informasi dengan fitur dan modul yang lengkap mulai dari pengelolaan data siswa, transkip, maupun penjadwalan. Institusi pendidikan tidak perlu lagi mengembangkan sistem informasi secara standalone dan lebih menghemat biaya.

Learning management system merupakan suatu perangkat lunak atau software yang digunakan untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan sebuah kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online (Internet based), aktivitas dan interaksi dilakukan secara online. Dengan LMS proses belajar mengajar menjadi lebih fleksibel tanpa harus bertatap muka di kelas. Materi dan dokumen akademik yang dikemas dalam bentuk digital memudahkan penggunanya untuk mengakses dan belajar kapanpun dan dimanapun. Cyberworks merupakan salah satu penyedia layanan LMS berbasis cloud computing dengan jenis layanan SaaS (Software as a Service). Pengguna dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh penyedia layanan dengan cara berlangganan via web tanpa harus memikirkan proses development dan pemeliharaan sistem.

Jadi, penerapan cloud computing di indonesia bisa jadi merupakan solusi yang menjawab kebutuhan institusi pendidikan akan teknologi informasi yang efektif dan efisien. Solusi ini dapat menunjang proses belajar mengajar untuk institusi yang memiliki sumber daya terbatas, baik dari segi modal, sumber daya manusia. Beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk mengimplementasikan teknologi ini di Indonesia diantaranya adalah masalah keamanan dan keterbatasan bandwidth. Oleh karena itu dibutuhkan suatu strategi yang tepat guna untuk proses adopsi teknologi ini. Lima tahap pada strategi ini meliputi tahap early learning, tahap analisis, tahap evaluasi solusi, tahap adopsi, dan tahap manajemen. Penggunaan strategi ini dengan baik diharapkan dapat menjadi faktor kunci keberhasilan penerapan cloud computing di Indonesia khususnya sektor pendidikan.

Selasa, 02 Agustus 2016

10 Tips Ampuh Menjaga Data Cloud Agar Lebih Aman



Penyimpanan komputasi awan memberikan media penyimpanan yang cukup luas, disini kamu bisa menggunakannya untuk menyimpan berbagai keperluan seperti dokumen, foto, atau video. tidak hanya dari piranti yang dipakai, kamu bisa bebas mengakses data yang ada pada penyimpanan cloud melalui perangkat lain karena kini aplikasi cloud sudah banyak tersebar diberbagai sistem operasi windows, linux, iOS, hingga perangkat mobile. Hampir semua perusahaan dari berbagai Indsutri sudah menggunakan dan bahkan sedang mempertimbangkan menggunakan Cloud untuk mendukung bisnis yang dijalankan. namun sudahkah kalian tahu mengenai keamanan data yang ada pada cloud storage? tidak hanya sebatas mengetahui bagaimana cara migrasi data cloud, namun kalian juga harus memperhatikan keamanan data tersebut pada saat sudah berada di penyimpanan komputasi atas awan tersebut. terdapat beberapa point penting yang perlu kalian ketahui agar data yang disimpan ke komputasi awan (cloud storage) dapat terjamin keamanan datanya. berikut penjelasannya :

1. Proteksi data
ketika kalian sudah memutuskan untuk bermigrasi data ke komputasi awan, yang perlu kalian perhatikan ialah bagaimana penyedia layanan cloud memberikan proteksi terhadap data-data kita, dengan metode apa saja mereka melakukan proteksi sehingga kita bisa yakin bahwa data yang telah kita simpan ke cloud benar-benar aman. dan pastikan juga data center yang mereka buat sudah tersertifikasi atau teraudit, misalnya lokasi bebas gempa, standar sumber daya listrik 3 lapis, dan lainnya.


2. Akses Keamanan Data
setelah data benar-benar terproteksi, langkah selanjutnya adalah bagaimana keamanan dari akses terhadap data kita (role), bagaimana prosedurnya sehingga hanya orang-orang yang berhak saja yang bisa mengakses data kita, seperti akses hanya pada karyawan / pekerja dipenyedia layanan terhadap data kita.


3. Menyimpan Data Sensitif secara offline
jika kalian memiliki data penting ataupun data pribadi yang tidak mau orang lain ketahui, maka penggunaan cloud tidak dianjurkan. kenapa? karna segala macam data sensitif memang seharusnya tidak disimpan di internet. tetapi lebih baik jika disimpan di berkas kantor atau rumah.


4. Gunakan Kombinasi Password Yang Unik
password yang kuat adalah yang terkombinasi angka, huruf kapital, huruf biasa, dan simbol. panjang minimum 9 karakter, lebih panjang lebih bagus. contohnya: "IN!P4sSW@rdNy4", dan lebih dianjurkan penggunaan satu kombinasi password untuk satu akun saja.


5. Gunakan 2 Factor Authentication
Saat ini sudah bisa melakukan dua step verifikasi yang bisa membantu kalian mengamankan akun cloud. aktifkan fitur ini jika tersedia di provider kalian. namun jika provider kalian tidak dilengkapi fitur ini, kalian bisa melakukan cara sebelumnya.


6. Backup Data Secara Offline
meskipun kalian sudah menggunakan cloud, kalian juga perlu membuat file cadangan secara offline, hal ini mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada masalah pada cloud storage. sehingga, saat terjadi masalah tersebut kalian masih punya file cadangannya.


7. Policy Governance
merupakan sistem kebijakan yang mendefinisikan dan memandu hubungan yang tepat antara pemilik provider dan pengguna.


8. Multi-Tenancy
ini merupakan salah satu sifat cloud computing yaitu resource sharing, namun bagaimana ketika ada penyewa lain yang melakukan kecurangan atau bocor? apa imbasnya terhadap data kita yang ada disana? ini yang harus kalian pertimbangkan. karena secara fisikal, data kita bisa jadi ada dalam satu media fisik yang sama dengan yang lain.


9. Compliance
standar yang diterapkan pada penyedia layanan cloud computing, misalnya untuk keamanan data menggunakan ISO 17001, untuk penyediaan layanan memakai ITIL, COBIT, Cloud Security Alliance, termasuk regulasi internasional dan pemerintah. sehingga jika ada pelanggaran akan mudah dalam penyelesaiannya.


10. Jangan Mudah Mengklik Link Pada Email
Banyak orang yang tertipu alamat email yang serupa namun sebenarnya palsu. Contohnya no-reply@dropdatakita.com dengan no-reply@dropsdatakita.com. Ketika pembaca tidak konsentrasi terhadap domain pengirim maka kedua alamat ini seakan sama. Padahal ada satu karakter yang membedakan. Hal inilah yang sering dimanfaatkan oleh para penjahat internet untuk mencuri data kalian.


Demikian ulasan mengenai 10 Tips Ampuh Menjaga Data Cloud Agar Lebih Aman, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kalian.